Wikipedia

Hasil penelusuran

Senin, 14 Januari 2013

koperasi hidup segan mati tak mau


KOPERASI INDONESIA HIDUP SEGAN MATI TAK MAU
Perkoperasian Indonesia saat ini mengalami kemunduran bagaikan satu pepatah yang mengatakan bahwa “hidup segan mati tak mau” , mengapa bisa demikian??? .
Di Indonesia banyak sekali permasalah-permasalahan yang kerap menggangu proses kemajuan nya sebuah koperasi. Yang menjadi penyebab terjadinya kemunduran yaitu tidak adanya dukungan dari sumber manusia yang berpendidikan, dan ditambah lagi adanya dukungan pemerintah terhadap koperasi yang tidak mau tau. Dalam segi kinerja nya sudah bisa dapat diukur dari sebagian kinerja yg aktif, yaitu dalam istilah nya 50:50.
Kalaupun koperasi dalam keadaan seperti ini , maka koperasi tersebut tidak akan berjalan dan meredup (mati), dan jnuga tidak adanya tanggung jawab atas visi dan misi dalam sebuah koperasi tersebut malah mengkhianati koperasi tersebut.
Menurut saya koperasi di indonesia saat ini dibilang tidak ada perkembangan nya dari tahun ke tahun. Nah ini juga bisa disebut dengan koperasi hidup segan mati pun tak mau.
Terdapat masalah masalah yang dihadapi dalam sebuah koperasi, yaitu :
ü Sumber daya manusia dari diri sendiri yang kurang maksimal (dibawah standar kemampuan),
ü Keadan anggota dari sebuah koperasi tersebut,
ü Modal yang sangat minim atau susah di dapat.
Kalau misalkan masalah-masalah tersebut tidak ditangani secara professional atau genius, maka koperasi tersebut sudah dipastikan tidak akan berkembang atau tidak maju, mungkin bisa disebut juga koperasi yang hidup segan mati pun tak mau.
  Karena pengetahuan yang minim itu, manajemen koperasi menjadi belum professional untuk bertindak. Padahal sebenarnya anggota koperasi juga merupakan bagian dari kepemilikan koperasi sehingga merka berhak untuk berpartisipasi untuk kemajuan koperasi itu sendiri.
        Oleh karena itu koperasi harus mempunyai anggota anggota yang professional pada bidang-bidangnya tersebut, dan harus mempunyai modal yang lebih agar koperasi tersebut dapat berkembang.

REFERENSI :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar